Bandung Inclusive Trip mengajak mahasiswa, praktisi arsitektur dan keilmuan terkait, serta masyarakat umum untuk mengunjungi ruang-ruang publik sambil berinteraksi dengan masyarakat tereksklusifkan (wanita, manula, dan difabel) dipandu oleh seorang aktivis dalam bidang inklusi dan berdiskusi dengan ahli-ahli di bidang arsitektur.

Sebagai proses empathize, acara ini diharapkan akan menumbuhkan rasa empati pada peserta terhadap pentingnya mengaplikasikan inklusi pada setiap desain mereka. Pada tahap define, peserta ditantang untuk peka terhadap permasalahan inklusi pada ruang publik tersebut sehingga mencoba berpikir secara kreatif untuk menemukan solusi dari permasalahan tersebut yang merupakan penjawaban tahap ideate. Ide yang dihasilkan berupa desain arsitektural dalam bentuk lokakarya yang dipandu oleh seorang narasumber yang berlatar belakang arsitek. Karya terbaik nantinya akan diwujudkan dalam bentuk purwarupa dan diuji coba pada Festival Tanpa Batas yang merupakan perwujudan tahap prototype.

Mata Acara

  • Jalan-jalan inklusif
  • Lokakarya desain inklusif

Waktu

Sabtu, 22 September 2018